Penyebab Ginjal Bocor Saat Hamil

Penyebab Ginjal Bocor Saat Hamil

Penyebab Ginjal Bocor Saat Hamil Ginjal bocor merupakan suatu kondisi penyakit yang cukup langka terjadi, Akan tetapi. ginjal bocor ini dapat terjadi pada siapa saja, termasuk-anak-anak dan ibu hamil atau wanita saat hamil. Bagi anda (wanita) yang saat ini sedang hamil, maka sangat penting untuk mengetahui beberapa penyebab ginjal bocor pada saat hamil.

Hal tersebut dikarenakan dengan mengetahui beberapa penyebabnya, maka kita dapat menhindari beberapa kondisi atau hal yang dapat menyebabkan ginjal bocor pada saat hamil. Untuk anda yang belum tahu, maka kini tidak usah khawatir, karena pada kesempatan kali ini, kami akan memberikan informasi mengenai beberapa Penyebab Ginjal Bocor Saat HamilMari simak terus artikel ini sampai tuntas.

Penyebab Ginjal Bocor Saat Hamil

Ginjal bocor atau dalam istilah medis disebut sindrom nefrotik ini merupakan gangguan ginjal yang membuat kerusakan pada sistem penyaringan ginjal. Kondisi ini menyebabkan tubuh manusia kehilangan terlalu banyak protein yang dibuang melalui urine. Setiap organ ginjal, organ ginjal mengandung satu juta saringan untuk membersihkan darah beracun.

Ginjal sendiri berfungsi untuk mengeluarkan kotoran dari darah dan menjaga keseimbangan nutrisi, air, dan garam. Fungsi ginjal dan keseimbangan organ ginjal tersebut akan terganggu apabila seseorang mengalami atau menderita ginjal bocor. Di dalam dunia medis sebenarnya tidak ada istilah ginjal bocor, yang ada ialah sindrom nefrotik.

Hal tersebut karena, istilah ginjal bocor sendiri merupakan bahasa awam agar memudahkan dokter menggambarkan kondisi pada pasien yang didasari pada kenyataan bahwa pada sindrom nefrotik terjadi kerusakan pada sistem penyaringan ginjal. Pada saat kondisi normal (ginjal sehat), organ ginjal dapat mempertahankan dan menyimpan protein di dalam tubuh.

Sementara itu, pada saat kondisi ginjal tidak sehat (penderita sindrom nefrotik), organ ginjal tidak dapat mempertahankan dan tidak dapat menyimpan protein dalam tubuh, sehingga organ ginjal membuang protein pada saat buang air kecil. Tubuh manusia membutuhkan protein untuk tumbuh dan memperbaiki diri sendiri. Kondisi penyakit sindrom nefrotik ini jarang terjadi.

Meskipun jarang terjadi, namun penyakit sindrom nefortik ini dapat terjadi pada siapa saja, tak terkecuali anak-anak, dan yang memang pada umumnya sindrom nefrotik ini terdeteksi pertama kali pada anak-anak, terutama pada anak-anak yang berusia antara dua sampai lima tahun. Sindrom nefrotik ini tidak menimbulkan rasa sakit, namun dapat menyebabkan stres dan tidak nyaman.

Kondisi stres dan rasa tidak nyaman tersebut disebabkan karena volume air dalam tubuh yang berlebihan. Edema atau pembengkakan merupakan salah satu gejala sindrom nefrotik yang paling umum terjadi. Kondisi pembengkakan ini biasanya akan terjadi di sekitar mata atau bagian wajah, perut, dan bagian ujung atas dan bagian bawah tubuh. Selain itu, penderita juga akan memiliki urin yang berbusa.

Selain itu, penderita sindrom nefrotik juga akan sakit perut, pengecilan otot, rasa tidak enak badan dan mengalami penurunan atau kenaikan berat badan, karena penimbunan cairan dan kehilangan nafsu makan. Terjadinya kerusakan pada glomeruli (sekelompok pembuluh darah dalam ginjal) merupakan penyebab utama terjadinya sindrom nefrotik.

Pada saat kondisi normal, glomeruli tersebut akan menyaring darah dan memisahkan zat yang dibutuhkan tubuh dari zat-zat buangan lain yang harus dibuang dari tubuh. Pada pasien penderita sindrom nefrotik, glomeruli tersebut mengalami kerusakan atau kebocoran dan kehilangan fungsi penyaringan tersebut, sehingga protein yang seharusnya tersaring menjadi ikut keluar bersama urine.

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, bahwa penyakit sindrom nefrotik (ginjal bocor) ini dapat menyerang siapa saja, salah satu diantaranya ialah wanita yang sedang hamil. Sangat penting untuk mengetahui penyebab terjadinya ginjal bocor pada wanita hamil, hal ini agar anda (wania/ibu hamil) bisa mengatasi ginjal bocor dengan tepat dan cepat. 

Apakah anda tahu apa saja penyebab ginjal bocor pada ibu atau wanita hamil ?, Untuk anda yang belum tahu penyebabnya, maka kini anda tidak usah khawatir, karena seperti yang sudah kami sebutkan di awal, bahwa pada kesempatan kali ini kami akan memberikan informasi mengenai penyebab ginjal bocor saat hamil. Dan berikut ini beberapa Penyebab Ginjal Bocor Saat Hamil yang harus diwaspadai, diantaranya :

  • Glomerulonefritis (peradangan ginjal)
  • Amiloidosis
  • Preeclampsia
  • Penyakit diabetes
  • Renal vein thrombosis

Bagi anda (wanita) yang saat saat ini sedang hamil dan memiliki kekhawatiran terhadap ginjal bocor pada saat hamil, maka alangkah baiknya anda mencegah terjadinya ginjal bocor pada saat hamil, dengan cara beristirahat yang cukup, menghindari stres, mengatur pola makan dan menerapkan pola hidup yang sehat. Dengan ini, maka insyaalloh anda akan terhindar dari kondisi ginjal bocor.

DEMIKIAN INFORMASI DARI KAMI MENGENAI BEBERAPA “PENYEBAB GINJAL BOCOR SAAT HAMIL”. TERIMA KASIH TELAH MENGUNJUNGI WEBSITE RESMI KAMI (AZKA HERBAL) DAN JUGA TERIMA KASIH TELAH MENYIMAK ARTIKEL INI SAMPAI TUNTAS, SEMOGA INFORMASI DARI KAMI DAPAT BERMANFAAT BAGI ANDA SEMUA YANG MEMBUTUHKAN.

Posted By : Penyebab Ginjal Bocor Saat Hamil

Sponsored By

Penyebab Ginjal Bocor Saat Hamil

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*